Terbaik News

Terbaik News merupakan berita berita yang lagi hot slot setiap harinya

Uncategorized

Visi Misi 3 Capres untuk Bidang Pendidikan, Siapa yang Paling Menjanjikan?

Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 presiden dan wakil presiden akan dimulai sebentar lagi, dengan masa kampanye berlangsung hingga 10 Februari 2024. Tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden yang berpartisipasi dalam pesta demokrasi Indonesia tahun ini adalah Anies Baswedan-Cak Imin, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Setiap pasangan telah menyerahkan visi-misi mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang dapat diakses secara publik melalui situs web resmi masing-masing pasangan. Salah satu bidang yang menjadi fokus dalam visi-misi paslon adalah pendidikan dan kebudayaan.

Melansir dari laman setiap paslon, berikut penjelasannya.

Visi-Misi 3 Pasangan Capres-Cawapres dalam Bidang Pendidikan
1. Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar

Pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengusung visi berbunyi “Mewujudkan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, berakhlak, serta berbudaya”. Agenda Anies-Cak Imin dalam pendidikan disebutkan dalam poin 3-4, 5-6, 10-12, dan 17.

Sementara itu, misi paslon urutan 1 dalam pendidikan dan kebudayaan mencakup akses pendidikan berkeadilan, kualitas dan kesejahteraan guru, hingga keterjangkauan biaya pendidikan tinggi. Melansir dari Visi, Misi 7 Program Kerja Indonesia Adil Makmur untuk Semua, berikut poin misi Anies-Cak Imin dalam pendidikan dan kebudayaan.

1. Akses Pendidikan Berkeadilan

Beberapa poinnya antara lain memastikan siswa lulusan SD/sederajat dapat melanjutkan pendidikan sampai SMA/sederajat dan memperluas akses sekolah untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

2. Kualitas dan Kesejahteraan Guru Serta Tenaga Kependidikan
Beberapa poin utamanya antara lain:
– Meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan (tendik)
– Mengangkat tendik honorer melalui pertimbangan kebutuhan.
– Mengurangi beban administrasi guru dengan pemanfaatan teknologi.

3. Bagi Institusi Pendidikan Berbasis Agama

Beberapa poin utamanya adalah meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta kesejahteraan guru dan tendik di madrasah, ponpes, dan lembaga pendidikan berbasis agama, serta memberi pembinaan kepada santri dan lulusan lembaga pendidikan keagamaan khusus

4. Kesehatan Mental Rakyat
Mendorong edukasi mengenai pentingnya kesehatan mental untuk menghapus stigma negatif

5. Pendidikan Vokasi dan Lulusan Berdaya Saing

Beberapa poin utamanya antara lain:
– Mendirikan institusi yang bertanggung jawab dalam mengembangkan vokasi.
Memberikan fasilitas kemitraan antara SMK/perguruan tinggi vokasi (PTV) dengan dunia industri

– Memberi insentif untuk setiap dunia industri dan dunia kerja yang berinvestasi di SMK/PTV, dan memfasilitasi guru/dosen mendapatkan pengalaman industri.

6. Pendidikan Tinggi yang Bermutu dan Relevan
Poin utamanya antara lain:
– Memprioritaskan alokasi dana riset untuk perguruan tinggi.
– Mengembangkan skema dana riset yang kompetitif untuk dosen kampus.

7. Ekosistem Pendidikan yang Berpusat pada Anak

Beberapa poin pentingnya antara lain:
– Mendukung komunitas dan organisasi pegiat pendidikan.
– Menyediakan ruang literasi berkualitas melalui revitalisasi perpustakaan daerah dan memastikan agar sekolah mempunyai perpustakaan dan bahan bacaan berkualitas.

8. Rakyat yang Menghargai Perbedaan dan Aktif Merawat Persatuan

9. Karakter dan Martabat Kebudayaan Nasional yang Kuat, sebagai Jati Diri Bangsa

10. Keterjangkauan Biaya Pendidikan Tinggi

2. Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming

Pada paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran, visi keduanya diwujudkan melalui 8 misi asta cita, 17 program prioritas, dan 8 program hasil terbaik cepat. Pada bidang pendidikan, sains, teknologi, dan kebudayaan, visi misi Prabowo-Gibran tertuang dalam Asta Cita 4 yang berbunyi “Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas”.

Misi Prabowo-Gibran dalam bidang pendidikan ialah:

1. Penguatan Sistem Peningkatan Kualitas SDM

Meningkatkan kerja sama lembaga pendidikan, pemerintah, & industri, meluncurkan program Dana Abadi Pesantren, hingga revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK)

2. Memperkuat Pendidikan, Sains, dan Teknologi
Beberapa poin utama dalam sektor ini antara lain:
– Membenahi kurikulum perguruan tinggi, pendidikan vokasi, dan politeknik berbasis riset, inovatif, aplikatif, dan inkubasi yang terhubung dengan industri.
– Penerapan upah minimum untuk guru swasta, PAUD, madrasah, dan yayasan.
– Peningkatan kualitas SMK yang berorientasi kepada industri kreatif dan seni budaya.

3. Menguatkan Peran Perempuan, Pemuda, dan Penyandang Disabilitas

Memperluas program pendidikan formal maupun nonformal hingga meningkatkan akses layanan pendidikan, pekerjaan, kesehatan, transportasi, mendapatkan informasi, berkomunikasi, dan berpartisipasi politik penyandang disabilitas dalam setiap aspek kehidupan dalam masyarakat.

4. Meningkatkan Prestasi Olahraga

– Mewajibkan sekolah negeri dan PTN untuk memberikan beasiswa kepada atlet.
– Merancang program scouting terstruktur dan berjenjang yang dilakukan sejak tingkat SD.

3. Ganjar Pranowo-Mahfud MD

Pasangan nomor urut 03 menuangkan visi misinya dalam dokumen setebal 33 halaman. Visi ganjar-Mahfud disebutkan dalam halaman 11 yang berbunyi “Menuju Indonesia Unggul Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari”.

Adapun sisi Ganjar-Mahfud Md di atas turut ditunjang dengan 8 misi yang dinamakan 8 Gerak Cepat Ganjar Pranowo & Mahfud Md.

Dalam bidang pendidikan, Ganjar-Mahfud memiliki visi mempercepat pembangunan manusia yang berkualitas, produktif dan berkepribadian serta mempercepat penguasaan sains dan teknologi.

Beberapa poin yang diunggulkan pasangan ini adalah “Pendidikan Berkualitas dan Merata”, di antaranya:

– Wajib belajar 12 tahun gratis
– 1 Keluarga Miskin, 1 Sarjana
– Guru dan dosen sejahtera, berkualitas, dan kompeten sejajar negara maju
– Integrasi pendidikan & pelatihan vokasi-dunia usaha

Selain itu, juga ada beberapa program untuk mempercepat penguasaan Sains dan Teknologi melalui percepatan Riset dan Inovasi (R & I) berdikari, yakni dengan GP Project dan pemberian beasiswa yang masif dan terarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *